PEKAJANGAN, (HUMAS) – Pelaksanaan Ujian Madrasah tahun 2025 di MA Muhammadiyah (MAM) dan MA Walisongo (MA WS) mendapat perhatian khusus dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pekalongan. Pada Selasa (18/03/2025), Kasubbag Tata Usaha (TU) Kemenag Pekalongan, Gunawan, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) guna memastikan ujian berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kedatangan Kasubbag TU disambut langsung oleh Kepala MA Muhammadiyah, Nunung Fitriyah, dan Kepala MA Walisongo, Defi Oktaviani, beserta para wakil kepala madrasah bidang kurikulum serta panitia Ujian Madrasah. Dalam pertemuan awal, Gunawan menegaskan bahwa tujuan Monev ini adalah untuk mengevaluasi kesiapan dan pelaksanaan ujian agar sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah di MA ini berjalan dengan baik, sesuai prosedur, serta mengedepankan prinsip kejujuran dan objektivitas. Kami juga ingin melihat bagaimana kesiapan madrasah dalam aspek teknis dan administratif,” ujar Gunawan.

Selama kunjungan, Kasubbag TU meninjau langsung ruang ujian, memeriksa kelengkapan administrasi ujian, serta berdialog dengan panitia mengenai kendala yang dihadapi. Hasil dari tinjauan ini menunjukkan bahwa baik MAM maupun MA WS telah mempersiapkan ujian dengan baik, mulai dari aspek infrastruktur, pengawasan, hingga tata tertib yang diterapkan.
“Kami melihat bahwa MAM dan MA WS telah menjalankan ujian dengan cukup baik. Kelengkapan administrasi terjaga, pengawasan berjalan dengan ketat, dan suasana ujian kondusif. Ini menjadi poin positif yang perlu dipertahankan,” tambah Gunawan.
Kepala MA Muhammadiyah, Nunung Fitriyah, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari Kemenag Kabupaten Pekalongan. ia menegaskan bahwa madrasah selalu berkomitmen memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan Ujian Madrasah.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dari Kemenag Pekalongan. Monitoring dan evaluasi seperti ini sangat penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ujian. Masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami agar lebih baik lagi di masa mendatang,” ujarnya
Hal senada juga disampaikan Kepala MA Walisongo, Defi Oktaviani, bahwa pihak madrasah menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan kualitas pendidikan, khususnya dalam pelaksanaan ujian yang jujur dan berkualitas. Dengan adanya Monev ini, diharapkan standar pelaksanaan Ujian Madrasah di wilayah Pekajangan semakin meningkat demi mutu pendidikan yang lebih baik. (KDR/MTb)