KEDUNGWUNI, (HUMAS) – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an, MAN Pekalongan turut serta dalam program nasional Indonesia Khataman Al-Qur’an 350.000 kali, yang diinisiasi oleh Masjid Istiqlal. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 16 Maret 2025 di Aula Lantai 2 MAN Pekalongan, dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
Pembina Agama M. Balighudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan umat Islam dalam membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an, sekaligus memecahkan rekor MURI. Kabupaten Pekalongan sendiri mencatat peningkatan jumlah khataman dari 472 kali menjadi 967 kali dalam program ini.
“Berdasarkan surat edaran dari Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan, MAN Pekalongan mendapatkan jatah 15 khataman. Secara teknis, kami melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Untuk guru dan tenaga kependidikan, dibagi menjadi 2 majelis, sedangkan peserta didik kelas X dan XI terdiri dari 18 kelas yang masing-masing melakukan satu kali khataman. Selain itu, pada seremonial hari ini, kami melibatkan 125 santri dari Pondok Pesantren Nurul Falah serta perwakilan ekstrakurikuler dalam 15 majelis, sehingga total khataman di MAN Pekalongan mencapai 21 kali,” ungkapnya.
Setiap peserta yang telah menyelesaikan khataman melaporkan jumlahnya melalui laman indonesiakhataman.istiqlal.or.id, yang otomatis merekap total khataman secara nasional. Setelah rangkaian khataman selesai, acara dilanjutkan dengan tadarus bersama Juz 30 pada pukul 20.00 WIB, dipimpin oleh Imam Masjid Istiqlal, dan diikuti oleh masyarakat secara luring dan daring.
Kegiatan ini menjadi momen bersejarah, tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana memperkuat semangat keislaman dan kebangsaan melalui Al-Qur’an. Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat seperti masjid, pesantren, KUA, majelis taklim, dan ormas Islam, diharapkan program ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi keagamaan yang membawa keberkahan bagi bangsa. (Tim Humas MAN Pekalongan)